🔙 Kembali

Materi 5A: Pemrograman Visual (Scratch Unplugged)

Definisi & Istilah Scratch
Scratch: Bahasa pemrograman visual berbasis blok (seperti puzzle) untuk membuat cerita, animasi, atau game tanpa perlu mengetik kode rumit.

Komponen Utama:
  • Sprite: Karakter/objek yang diberi perintah (contoh: Kucing Scratch, Orang, Mobil).
  • Stage: Panggung atau latar tempat Sprite bergerak.
  • Script (Kode): Rangkaian balok perintah yang disusun dari atas ke bawah.
Jenis Balok Perintah (Block)
Setiap balok memiliki fungsi dan warna berbeda:

1. 🏁 Saat Bendera Hijau Diklik (Event: Awal/Mulai perintah)
2. ➡️ Maju 10 Langkah (Motion: Menggerakkan karakter ke kanan/kiri)
3. ⬆️ Lompat / Belok Kanan (Motion: Arah gerakan)
4. 🔊 Mainkan Suara "Meow" (Sound: Mengeluarkan suara)
5. 🔄 Ulangi 5 Kali (Control: Mengulang perintah otomatis)
6. 🛑 Hentikan Semua (Control: Selesai/Finish)
Contoh Urutan Algoritma
Cara komputer membaca kode balok adalah dari atas ke bawah:

🏁 Saat Bendera Hijau Diklik (START)

└─
➡️ Maju 10 Langkah

└─
🔊 Mainkan Suara "Meow"

└─
⬆️ Lompat

└─
🛑 Selesai (FINISH)
📝 Tugas Catatan: Gambar Balok di Buku Tulis
Latihan Menggambar Algoritma:
Buka buku tulismu, gunakan pensil warna/spidol, lalu gambarlah 4 kotak balok puzzle yang tersusun ke bawah untuk memberi perintah pada sebuah karakter:

1. Kotak 1 (Kuning): `[START: Ketika Tombol Diklik]`
2. Kotak 2 (Biru): `[Maju 5 Langkah]`
3. Kotak 3 (Pink): `[Keluarkan Suara "Bunyi Bel"]`
4. Kotak 4 (Oranye): `[FINISH: Stop]`

📝 Kesimpulan

Pemrograman tidak selalu harus berupa ketikan teks yang rumit. Menggunakan Scratch, kita belajar bahwa algoritma dapat disusun menggunakan balok-balok logika secara berurutan mulai dari awal (Start), aksi (Gerak/Suara/Arah), pengulangan, hingga selesai (Finish).